Inilah 6 Dalil Islam Mengenai Larangan Judi Online

Dominoqq. Berjudi merupakan sebuah kegiatan memberi atau menerima barang atau uang sesuai dengan apa yang dipertaruhkan. Di dalam perkembangan dunia digital yang begitu pesat ada banyak situs-situs judi online agen dominoqq bermunculan. Sehingga saat ini orang akan mudah untuk melakukan kegiatan judi.

Jenis-jenis judi online baik berupa poker, casino, slot hingga taruhan bola banyak diminati oleh masyarakat. Namun bagaimanapun bentuk judi tidaklah baik terlebih lagi dalam agama islam sangatlah dilarang. Dan anda perlu mengetahuinya lebih dalam mengenai dalil-dalil dalam islam yang melarang judi online, berikut ulasannya :

  1. Judi yang dilakukan dengan Khamar dan kemudian berkurban untuk berhala serta mengundi nasib

Dalil pertama ini menjelaskan bahwa bagi setiap orang yang beriman, maka diantara kalian yang melakukan kegiatan minum khamar atau alkohol. Setelah itu berjudi yang berkorban untuk berhala, serta mengundi nasib. Perlu diketahui bahwa perbuatan seperti itu merupakan perbuatan setan dan termasuk syirik. Secara tidak langsung dalil ini mengatur larangan judi online.

Judi online termasuk dalam judiseperti biasa   dalam islam, dan haram untuk dilakukan. Jadi anda janganlah lakukan kegiatan berjudi. Lebih baik cari rezeki yang halal dan pastinya lebih berkah di hadapan Allah SWT. Teruslah berusaha dan meminta kepada Allah, sesungguhnya Allah adalah maha pemurah bagi hamba-hambanya.

  1. Berjudi adalah najis

Dalil berikutnya yang mengatur larangan judi online ada di dalam Al-Qu’an. Kata ar rijs memiliki artian najis, dan ar rujz artinya dosa. Dalam islam kedua hal ini harus lah dijauihi dan tidak boleh dikerjakan. Hal-hal najis dan dosa dalam islam akan mengakibatkan hal buruk jika tetap dilakukan.

Dalil ini dikutip dari QS. Al Hajj pada ayat 30, diperintahkan kepada umat islam untuk menjauhi berhala-berhala yang najis itu. Kemudian pada Q.S Al-Mudatsir pada ayat 5 dijelaskan bahwa segala perbuatan dosa haruslah ditinggalkan. Judi merupakan hal najis dan menyebabkan perbuatan dosa sehingga harus dijauihi.

  1. Berjudi merupakan amalan setan

Judi merupakan amalan dan perbuatan setan yang mengakibatkan dosa besar. Jika anda tidak mau melakukan dosa besar maka jangan lakukan. Amalan-amalan yang bersumber dari setan dalam islam dengan sangat jelas hukumnya haram. Maka dari itu hukum dari larangan judi online ini dibuat untuk kita terjauh dari dosa-dosa besar. Para setan memang terkenal bersemangat untuk menjerumuskan kita pada kesesatan.

Setan mulai dahulu memang tugasnya adalah untuk memasukkan manusia dalam jurang kesesatan. Pada zaman yang canggih seperti ini setan juga lebih pandai untuk mengajak manusia menuju kesesatan. Judi online menawarkan keuntungan yang sangat luar biasa besar, hal itu merupakan salah satu godaan setan untuk manusia berbuat dosa.

  1. Perintah Allah Untuk Menjauhi Judi

Allah memerintahkan umatnya untuk menjauhi empat perkara berikut yaitu judi, khamr, al azlam, dan al anshab. Maka dari itu jauhilah empat perkara ini terutama judi. Segala bentuk judi baik yang konvensional atau online. Dalil ini sangat kuat untuk dijadikan larangan judi online dalam islam.

Judi mengakibatkan kerugian pada diri sendiri, apabila kita sudah ketagihan untuk bermain maka lilitan hutan yang besar akan menjerat kita. Bahkan bisa saja diri kita bertindak di luar batas seperti melakukan pencurian dan menjambret hanya untuk berjudi. Jika memang membutuhkan uang lebih baik cari perkejaan yang sudah halal dan terjamin keberkahannya. Niscaya yang sedikit itu lebih baik dari pada banyak namun haram.

  1. Dengan menjauhi Judi anda akan  tetap beruntung

Dalil larangan judi online berikutnya menjelaskan bahwa apabila kita menjauhi judi, maka kita akan tetap menjadi orang yang beruntung. Sejak lahir 3 hal telah ditetapkan oleh Allah terhadap diri kita yaitu rezeki, jodoh, dan mati. Maka dari itu tugas manusia hanyalah beriman kepada Allah SWT dan menjauhi larangannya. Jika semisal anda tetap melakukan judi maka hal-hal buruk lah yang hanya akan anda dapatkan.

Allah SWT dalam Al-Qur’an berfirman “Semoga kamu beruntung”, jadi setiap manusia pasti memiliki rezekinya masing-masing. Namun, untuk meraih rezeki tersebut kamu perlu usaha dan terus meminta kepada Allah. Semisal dengan mencari pekerjaan, membuka usaha, berjualan dan sebagainya. Maka dari itu jauhilah judi, dan dekatkan diri anda dengan Allah dan mintalah rezeki yang halal dan berkah.

  1. Memunculkan permusuhan diantara manusia

Dalil larangan judi online yang satu ini menyebutkan bahwa apabila kita berjudi maka akan menimbulkan permusuhan diri kita dengan orang lain. Dalil ini termuat dalam Q.S Al Maidah ayat 91, dalam surat tersebut berbunyi al ‘adawah memiliki artian pemutusan. Sehingga ayat tersebut memiliki makna bahwa jika berjudi akan memutus tali persaudaran atau hubungan saudara seiman.

Ketika berjudi kita akan atau hanya fokus pada kegiatan perjudian pada setiap harinya. Tanpa memperhatikan hubungan dengan keluarga, sahabat, dan teman-teman kita. Hubungan tersebut lama-lama rusak karena hanya karena kita bermain judi. Memutus hubungan atau membuat permusuhan dengan orang terdekat kita adalah hal yang salah.

Itulah beberapa dalil dalam agama islam yang mengatur larangan judi online. Semoga kita terus dijauhkan dari yang namanya judi ini. Teruslah meminta perlindungan kepada Allah dari godaan setan. Karena setan akan terus menganggu kita sampai kapanpun, bahkan sampai hari kiamat kelak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *